Mejuah -juah | REMPULIMA.COM
Suasana gotong royonyang hangat terasa di Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe, Jumat (12/6/2026). Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, bersama jajaran pemerintah daerah menggelar kegiatan Sambang Warga. Bukan sekadar seremonial, agenda ini wujud nyata komitmen Pemkab Karo dalam menghadirkan pelayanan publik yang dekat, cepat, dan responsif terhadap aspirasi rakyat.
Kegiatan yang berlangsung akrab tersebut dihadiri Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, Sekretaris Daerah Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Tak ketinggalan, unsur Forkopimcam Kabanjahe, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan warga Desa Samura serta desa-desa sekitar turut memadati lokasi.
Dalam sambutannya, Bupati Antonius Ginting menegaskan bahwa program Sambang Warga bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Pemerintah harus hadir, bukan hanya di kantor, tapi di tengah warga. Kami ingin mendengar langsung suara bapak ibu sekalian. Hanya dengan begitu, program pembangunan bisa tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Bupati dengan nada penuh ketulusan.
Yang membuat kegiatan ini istimewa, Pemkab Karo tak hanya berdialog. Berbagai layanan esensial pun “diboyong” ke lokasi. Warga Desa Samura bisa langsung mengurus dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) tanpa perlu jauh-jauh ke kota. Selain itu, layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga disediakan, disambut antusias oleh warga, terutama lansia dan ibu-ibu.
Namun, puncak kehangatan justru terjadi di luar agenda resmi. Di sela-sela acara, Bupati Antonius yang dikenal dekat dengan masyarakat itu secara spontan menggelar cerdas cermat perkalian untuk anak-anak sekolah yang hadir. Seketika, suasana berubah riuh dan penuh tawa. Anak-anak SD berlarian maju, berlomba menjawab tantangan hitung-hitungan yang dilontarkan langsung oleh sang bupati.
Sorak sorai para orang tua dan tokoh masyarakat pun pecah menyaksikan antusiasme buah hati mereka. Bupati menjelaskan, aksi spontan itu sengaja dilakukan untuk menanamkan rasa percaya diri dan kecintaan pada ilmu sejak dini.
“Anak-anak Karo adalah generasi penerus kita. Mereka harus tumbuh cerdas, berani, dan punya semangat belajar. Perkalian dasar itu kecil tapi pondasinya besar untuk masa depan mereka,” ujar mantan perwira tinggi Polri itu dengan optimisme.
Melalui Sambang Warga yang akan terus digalakkan, Pemkab Karo berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat kian erat. Kolaborasi yang kuat inilah yang diyakini sebagai kunci utama mewujudkan Kabupaten Karo yang unggul, sejahtera, dan berkelanjutan.(red/rempulima.com)







