Mejuah-juah | REMPULIMA.COM
Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP. OG, M.Kes, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM membuka langsung kegiatan Monitoring Desa Percontohan Pelaksana Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) yang digelar di Desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa (17/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri Tim Monitoring dari Provinsi Sumatera Utara, mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Karo Ny. Milna Gelora Ginting, Camat Berastagi beserta Ketua TP PKK Kecamatan Berastagi, Camat Lau Baleng, Camat Mardingding, Camat Barus Jahe, Forkopimca, Kepala Puskesmas Berastagi, Kepala Puskesmas Korpri, Kepala Desa Rumah Berastagi beserta Ketua TP PKK Desa, serta para Kepala Desa dan Ketua TP PKK se-Kecamatan Berastagi.
Dalam sambutan Bupati Karo yang dibacakan Sekda, disampaikan apresiasi kepada Tim Monitoring Provinsi Sumut yang berkenan hadir melakukan pembinaan dan monitoring di Desa Rumah Berastagi. “Kehadiran Bapak/Ibu sekalian tentu menjadi motivasi besar bagi Kabupaten Karo untuk terus berbenah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sekda menegaskan monitoring ini penting untuk memastikan pelaksanaan PAAR berjalan optimal, terarah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Desa percontohan yang diunggulkan diharapkan menjadi cerminan keberhasilan Gerakan PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Peran PKK sangat strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga. PKK mampu menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian lingkungan,” tegas Sekda membacakan amanat Bupati.
Pemkab Karo memohon bimbingan dan arahan Tim Monitoring agar Desa Rumah Berastagi sebagai desa percontohan PAAR mampu bersaing sehat dengan kabupaten/kota lain di Sumut, serta dapat mengikuti tahap evaluasi selanjutnya.
Di akhir sambutan, Bupati melalui Sekda mengajak seluruh pengurus PKK dan pimpinan OPD untuk terus bersinergi mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas demi Indonesia Emas 2045.
Kegiatan monitoring kemudian dilanjutkan dengan pemaparan, diskusi, dan tinjauan langsung ke lapangan oleh Tim Monitoring Provinsi Sumut.(red/rempulima.com)







