Example floating
Example floating
Pemkab Karo

Sekda Karo Resmi Buka Rakor MBG: 34 SPPG Telah Layani 73.446 Penerima Manfaat

8
×

Sekda Karo Resmi Buka Rakor MBG: 34 SPPG Telah Layani 73.446 Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

Mejuah-juah | REMPULIMA.COM

Pemerintah Kabupaten Karo menunjukkan komitmen serius dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat Koordinasi (Rakor) penyelenggaraan program strategis nasional tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, mewakili Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes,Selasa (19/5/2026)

Bertempat di Aula Rakutta Brahmana, Kantor Bupati Karo, rakor ini menjadi momentum penting untuk memastikan efektivitas program yang menyentuh langsung kebutuhan gizi masyarakat.

Hingga pertengahan Mei 2026, implementasi MBG di Kabupaten Karo menunjukkan capaian luar biasa. Sebanyak 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi penuh dan melayani 73.446 orang sasaran penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Karo. Angka ini menegaskan bahwa program berjalan dengan percepatan yang terukur dan tepat target.

Dalam sambutan tertulis Bupati Karo yang dibacakan Sekda, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Gizi Nasional (BGN) beserta jajaran lapangan, mulai dari Koordinator Wilayah (Koorwil) SPPG, Koordinator Kecamatan (Koorcam), hingga Kepala SPPG. Seluruh elemen yang tergabung sebagai Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dinilai sebagai garda terdepan yang memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkualitas.

Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas gizi anak-anak kita, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Kehadiran program ini mampu meningkatkan produktivitas sentra-sentra pangan lokal, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta memutar roda investasi dan perekonomian di Kabupaten Karo,” ujar Gelora Kurnia Putra Ginting.

Pemkab Karo berharap sinergi antara seluruh pemangku kepentingan—pemerintah daerah, BGN, SPPG, pelaku usaha, dan masyarakat—terus diperkuat. Optimalisasi pengawasan distribusi, jaminan kualitas gizi, peningkatan kapasitas sentra produksi pangan, serta penguatan investasi dan ekonomi lokal menjadi fokus utama. Semua ini diarahkan pada satu tujuan: kesejahteraan masyarakat Karo yang berkelanjutan.(red/rempulima.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ikuti kami di Facebook, Youtube, X, Tiktok, Instagram, dan lainnya. Kami manayangkan informasi dan berita Update setiap hari. Bujur ras Mejuah-juah!